Tata Cara Mandi Junub Pria dan Wanita

Tata Cara Mandi Junub Yang Benar Bagi Pria dan Wanita

Dakwahislami.id – Junub adalah suatu kondisi dimana seorang muslim di anggap sedang tidak suci yang disebabkan oleh beberapa hal berdasarkan ketentuan syari.

Jika seseorang mendapati dirinya sedang dalam keadaan Junub,maka ia wajib untuk mandi Junub atau mandi besar.

Mandi Besar biasa disebut juga dengan mandi junub adalah proses pembersihan fisik yang wajib bagi seorang Muslim. Tujuannya adalah untuk membersihkan tubuh dan menyucikan diri kembali dari Hadats besar. Tata cara mandi junub sudah ada khaidahnya sendiri, sehingga harus dilakukan dengan benar dan sesuai sunnah Rasulullah.

Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala:

"Dan jika kamu junub, maka mandilah." (QS. Al Maidah: 6)

Karena setiap manusia tidak ada yang terbebas dari Hadats Besar, maka wajar saja jika kita wajib mengetahui prosedur yang tepat untuk mandi besar ini.

Mengetahui tata cara mandi junub ( jinabat ) adalah hal wajib yangharus diketahui oleh setipa muslim

Ini dikarenakan setiap muslim yang sudah mencapai batas umur baligh maka telah berlaku baginya hukum-hukum syari.

Seperti misalnya dalam hal mendirikan sholat,seorang muslim dituntut untuk bersuci dari hadats besar dan kecil yang merupakan syarat wajib yang harus dipenuhi supaya ibadah yang ia kerjakan tidak sia-sia.

Mengapa tata cara mandi jinabat ini wajib diketahui ? Dan Apa hubungannya dengan ibadah sholat itu tadi ?

Karena disini kita membahas tentang mandi besar,dan itu adalah termasuk dalam salah satu hadats besar,maka kapankah seseorang bisa dikatakan sedang berhadats besar ?

Hal-hal yang termasuk hadats besar

1.Berhubungan biologis

2.Keluar mani baik disengaja ataupun tidak

3.Haid

4.Nifas

Nah,dari pertanyaan tadi yang mengatakan,” mengapa tata cara mandi junub wajib untuk diketahui ? Jawabannya tentu karena jika seseorang tidak mengetahui tata caranya,maka bagaimana dengan ibadahnya,terutama ibadah-ibadah yang memerlukan kesucian dari hadats kecil dan besar seperti sholat.Apakah sah ?

Baca juga : Tata cara Wudhu yang benar

Jika syarat ini tidak terpenuhi maka otomatis sholatnya batal dengan kata lain tidak sah

Jika anda telah mengetahui penjelasan diatas,maka kita lnjutkan kepembahasan berikutnya.

Bagi Anda yang ingin membersihkan diri setelah nifas dari melahirkan,haid dan hadats besar setelah berhubungan biologis, silakan merujuk ke tata cara mandi wajib yang benar di bawah ini.

Dalam hal mengenai tata cara mandi jinabah ,pria dan wanita terdapat sedikit perbedaan,maka dari itu saya membaginya menjadi dua bagian.

Tata Cara Mandi Besar Yang Benar Bagi laki-laki


Pada dasarnya, tata cara mandi besar untuk wanita yang baru saja selesai menstruasi, melahirkan, atau setelah berhubungan biologis. Perbedaannya hanyalah ada pada niat saja.

Tata Cara Mandi Junub Yang Benar Bagi Pria dan Wanita


Berikut ini merupakan tata cara untuk mandi Wajib lengkap sesuai urutan.

1.Membaca basmalah

2. Berniat didalam hati sesuai atas mandi besar apa yang di inginkan.Misal mandi besar karena berhubungan biologis,maka ia berniat degan hatinya untuk Membersihkan atau bersuci dengannya

3.Bersihkan telapak tangan 3 kali, lalu lanjutkan dengan membersihkan alat kelamin.Bersihkan alat kelamin dan kotoran yang menempel dengan tangan kiri.

4. Setelah membersihkan alat kelamin, cuci tangan Anda dengan menggosoknya dengan tanah atau sabun.

5. Lakukan tata cara wudhu yang sempurna sama seperti saat kita akan shalat, mulai dari mencuci tangan hingga mencuci kaki.

6. Basahkan tangan Anda dengan air, lalu selati rambut dengan jari-jari Anda hingga menyentuh kulit kepala. Jika sudah, percikkan kepala Anda dengan air sebanyak 3 kali.Pastikan pangkal rambut juga terkena air.

7. Bilas seluruh tubuh dengan menuangkan air. Mulai dari sisi kanan, lalu lanjutkan dengan sisi kiri tubuh.

Saat melakukan tata cara mandi junub, pastikan semua lipatan kulit dan bagian yang tersembunyi dibersihkan dan terkena air.

Sebagaimana hadits Nabi shalalallahu ‘alaihi wa sallam di bawah ini.

Menurut HR At-Tirmidzi, menyela-nyela rambut hanya ditujukan kepada lelaki. Wanita tidak perlu melakukan ini.

"Dari Aisyah istri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa jika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mandi karena junub, beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya, kemudian berwudhu sebagaimana wudlu untuk salat, lalu memasukkan jari-jarinya ke dalam air dan menggosokkannya ke kulit kepala. Setelah itu beliau menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya." (HR. Al Bukhari)

"Dari Aisyah dia berkata, "Apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mandi karena junub, maka beliau memulainya dengan membasuh kedua tangan. Beliau menuangkan air dengan tangan kanan ke atas tangan kiri, kemudian membasuh kemaluan dan berwudhu dengan wudhu untuk salat. Kemudian beliau menyiram rambut sambil memasukkan jari ke pangkal rambut hingga rata. Setelah selesai, beliau membasuh kepala sebanyak tiga kali, lalu beliau membasuh seluruh tubuh dan akhirnya membasuh kedua kaki." (HR. Muslim)

Tata Cara Mandi Junub Yang Benar Bagi Perempuan



Untuk wanita, tata cara mandi wajib sebenarnya sama saja. Tetapi wanita tidak perlu menyela pangkal rambut. Bahkan tidak perlu membuka jalinan rambutnya. Hal ini sesuai dengan rujukan HR At-Tirmidzi.

Dalam riwayat tersebut, Ummu Salamah bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, "Aku bertanya, wahai Rasulullah! Sesungguhnya aku ini perempuan yang sangat kuat jalinan rambut kepalanya, apakah aku boleh mengurainya ketika mandi junub? Maka Rasulullah menjawab, Jangan, sebetulnya cukup bagimu mengguyurkan air pada kepalamu 3 kali guyuran."

Baca juga : Tata Cara sholat fardhu

Jadi, Tata cara mandi junub untuk wanita adalah sebagai berikut:

1.Membaca Basmalah

2. Berniat dalam hati untuk mandi besar atau hadats besar yang di inginkan

3. Bersihkan telapak tangan 3 kali, lalu lanjutkan dengan membersihkan alat kelamin.

4. Bersihkan alat kelamin dan kotoran yang menempel dengan tangan kiri.
Setelah membersihkan alat kelamin, cuci tangan Anda dengan menggosoknya dengan tanah atau sabun.

5. Lakukan tata cara wudhu yang sempurna seperti ketika kita akan shalat, mulai dari mencuci tangan hingga mencuci kaki.

6. Bilas kepala dengan menuangkan air 3 kali dari yang kanan terlebih dahulu.

7. Bilas seluruh tubuh dengan menuangkan air. Mulai dari sisi kanan, lalu lanjutkan dengan sisi kiri tubuh. Pastikan semua lipatan kulit dan bagian yang tersembunyi dibersihkan dan terkena air.

Dengan demikian tata cara mandi Jinabah sudah selesai,baik yang berniat membersihkan diri dari penyebab hadats besar karena menstruasi dan nifas setelah melahirkan.

Demikian yang dapat saya sampaikan tentang tata cara mandi besar atau mandi jinabah untuk laki-laki dan wanita yang benar sesuai sunnah rasulullah,semoga dengan kita mengetahui akan hal ini,bertambah pula ilmu pengetahuan kita tentang ilmu agama,dangan begitu kita tidak lagi bingung untuk mengaplikasikannya di dalam kehidupan.Mudah-mudahan bermanfaat dan gampang untuk kita laksanakan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel