Pintu Surga dan Tingkatannya Berdasarkan Hadits Rasulullah

Pintu Surga dan Tingkatannya Berdasarkan Hadits Rasulullah

Surga adalah suatu tempat di akhirat nanti yang didalamnya terdapat banyak kenikmatan dan kebahagiaan yang isinya tidak pernah terbayangkan dibenak atau pikiran manusia serta,tidak pernah dilihat mata dan tidak pernah di dengar telinga,surga telah dijanjikan oleh Allah Ta'ala hanya untuk golongan umat yang bertakwa kepada-Nya.

Seorang muslim sejati wajib percaya bahwa surga itu benar adanya,karena itu termasuk kedalam rukun iman yaitu iman kepada hari akhir yang di dalamnya merupakan bagian dari iman pada alam barzah(kubur),iman pada hari kebangkitan,penimbangan amal serta puncaknya adalah surga.

Penjelasan surga memang benar adanya sebagaimana hadist nabi berikut:

Dari Ubadah bin As-Shamit r.a., bahwasannya Rasulullah saw. bersabda,

“Barang siapa yang mengatakan ‘Saya beraksi bahwa Tidak ada Tuhan selain Allah, Maha Esa yang tidak ada sekutu bagiNya, Muhammad adalah hambaNya dan utusanNya, dan Isa adalah Hamba Allah dan anak laki-laki dari budak perempuanNya, (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Dan sungguh surga dan neraka itu benar (adanya). Sungguh surga dan neraka adalah benar (adanya), maka Allah akan memasukkannya ke pintu-pintu surga manapun yang ada delapan yang ia kehendaki. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Di dalam surga itu sendiri juga terdapat delapan pintu surga,yang mana dari kedelapan pintu itu seseorang akan memasukinya berdasarkan amal yang dikerjakannya selama masih hidup di dunia.Pintu-pintu surga itu dijelaskan di dalam hadist Nabi shalallahu alaihi wa sallam berikut:

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu,dia berkata,"Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda:

"Barang siapa yang menafkahi dua istri dari hartanya di jalan Allah Ta'ala,niscaya dia akan dipanggil dari seluruh pintu surga.Surga memiliki delapan pintu.Barang siapa yang termasuk di antara ahli shalat,maka dia akan dipanggil dari pintu shalat.Barangsiapa yang termasuk diantara ahli puasa,maka dia akan dipanggil dari pintu puasa.Barangsiapa yang termasuk diantara ahli shadaqah,maka dia akan dipanggil dari pintu shadaqah.Dan barangsiapa yang termasuk diantara ahli jihad,maka dia akan dipanggil dari pintu jihad."Abu Bakar radhiyallahu anhu pun berkata,"Demi Allah tidak ada seorangpun yang mempermasalahkan dari pintu mana dia dipanggil,namun adakah seseorang yang akan dipanggil dari semua pintu itu? Beliau shalallahu alaihi wa sallam menjawab,"ya;dan aku berharap kamu termasuk diantara mereka."(HR.Al-Bukhari)

Diriwayatkan dari Sahl bin Sa'ad radhiyallahu anhu,bahwasanya Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda,"Surga itu memiliki delapan pintu,diantaranya ada sebuah pintu yang diberi nama ar-Rayyan,yang tidak akan dimasuki kecuali oleh orang yang berpuasa"(HR.Al-Bukhari)

Dari hadist di atas,nama pintu-pintu surga itu terdiri dari:

Babus Shalat adalah pintu surga yang hanya akan di masuki oleh umat Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa sallam yang ahli dalam shalat

Babul jihad adalah pintu surga yang hanya akan di masuki oleh umat Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa sallam yang ahli dalam Jihad

Babur rayyan adalah pintu surga yang hanya akan di masuki oleh umat Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa sallam yang ahli dalam Berpuasa

Babus shadaqah adalah pintu surga yang hanya akan di masuki oleh umat Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa sallam yang ahli dalam shadaqah

Babul aiman adalah pintu surga paling yang hanya akan di masuki oleh umat Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa sallam yang tidak ada hisab bagi mereka pada hari penimbangan amal sebagaimana di jelaskan dalam hadist berikut

Dari Abu Hurairah tentang syafaat Nabi saw. yang diberikan Allah swt,Nabi shalallahu alaihi wa sallam bersabda,"

“Lalu dikatakan, “Wahai Muhammad, masukkanlah dari umatmu orang yang tidak ada hisab bagi mereka ke babul aiman dari salah satu pintu surga, mereka bersama dengan manusia pada selain pintu itu.” (HR. Al-Bukhari)

Babul kadhiminal ghaidha wal afina anin nas adalah pintu surga paling yang hanya akan di masuki oleh umat Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa sallam yang mampu menahan amarah dan gampang untuk memaafkan orang lain,sebagaimana hadist Nabi shalallahu alaihi wa sallam berikut:

Diriwayatkan dari Imam Ahmad di dalam kitab Musnadnya dari Hasan secara mursal,

"Sungguh Allah memiliki satu pintu di dalam surga yang tidak ada orang yang memasukinya kecuali orang yang memaafkan suatu kedzaliman."

Untuk Pintu surga ketujuh dan kedelapan,para ulama masih berbeda pendapat tentangnya. Imam Nawawi mengutip sebuah pendapat yang dikatakan oleh Al-Qadhi Iyadh, beliau berkata, “Disebutkan di dalam hadits yang lain tentang nama-nama surga yang ada delapan, yaitu babut taubah (pintu khusus orang bertaubat), babul kadhiminal ghaidha wal afina anin nas, babur radhin (pintu khusus orang yang ridha), selain itu ada juga hadits tentang 70.000 orang yang masuk surga tanpa hisab, mereka akan memasuki surga dari babul aiman (pintu paling sebelah kanan), kemungkinan inilah yang dimaksud dengan pintu surga kedelapan.”
Imam Ibnu Hajar di kitabnya Fathul Bari menyatakan bahwa pintu surga yang lain adalah babul kadhiminal ghaidha wal afina anin nas, babul aiman yaitu pintu khusus orang-orang bertawakkal dan yang masuk didalamnya adalah orang-orang tanpa dihisab dan disiksa. Kemungkinan pintu yang lain adalah babudz dzikr (pintu bagi ahli dzikir), dan kemudian babul ilmi (pintu ilmu). Berarti kemungkinan jumlah pintu surga adalah lebih dari delapan

Kemudian di dalam kitab shahih al-Bukhari dan shahih muslim,diriwayatkan dari Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam,bahwasanya Beliau shalallahu alaihi wa sallam bersabda:

"Surga itu ada seratus tingkatan,jarak antara dua tingkatan sama seperti jarak antara langit dan bumi."

Itu menunjukkan ketinggiannya yang sangat luar biasa.Wallahu a'lam

Hadist tersebut memiliki dua lafazh,ini salah satu diantaranya:

"Sesungguhnya di dalam surga itu ada seratus tingkatan,jarak antara dua tingkatan sama jarak antara langit dan bumi.Allah Ta'ala menyiapkannya bagi orang yang berjihad di jalan-Nya"(HR.Al-Bukhari,muslim,At-tarmidzi & Ibnu Majah)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah merajihkan lafazh ini; namun itu tidak menafikan bahwa tingkatan surga lebih dari jumlah tersebut.Contoh serupa adalah sabda Beliau shalallahu alaihi wa sallam dalam sebuah hadist yang shahih:

"Sesungguhnya Allah Ta'ala memiliki 99 nama,Barangsiapa yang menghitungnya niscaya ia masuk surga."(Al-Bukhari,Muslim & At-Tarmidzi)

Yaitu diantara nama-nama Allah adalah yang disebutkan di hadist itu.

Keabsahan pendapat tersebut ditunjukkan bahwa kedudukan Nabi Muhammad shalallahu alaiahi wa sallam di atas semua tingkatan itu,yaitu pada tingkatan tertinggi dalam surga.Tingkatan tersebut diperoleh oleh perorangan dari umat beliau dengan jihad.

Surga itu berkubah dibagian atasnya;dibagian tengahnya adalah Firdaus; dan atapnya adalah Arsy; sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadist Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam:

"Apabila kalian memohon kepada Allah Ta'ala,maka memohonlah Firdaus kepada-Nya,Karena sesungguhnya dia berada di tengah surga dan merupakan tingkatan surga yang paling tinggi.Diatasnya ada Arsy Ar-Rahman (Allah Maha Pengasih) dan darinyalah sungai-sungai surga di alirkan."

Diriwayatkan dari Abu Sa'id al-Khudri radhiyallahu anhu,bahwasanya Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda:

"Sesungguhnya para penghuni surga akan berusaha melihat penghuni-penghuni kamar yang ada di atas mereka,sebagaimana kalian berusaha melihat bintang yang terang gemerlapan cahayanya di langit dari arah timur dan barat,karena perbedaan amalan diantara mereka."Para sahabat bertanya,"Wahai Rasulullah,apakah itu kedudukan para nabi yang tidak mungkin dapat dicapai oleh selain mereka? Beliau menjawab," Tentu,demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya,mereka adalah orang-orang yang beriman kepada Allah Ta'ala dan mempercayai para Rasul."(Al-Bukhari,Muslim & At-Tarmidzi)

Demikian penjelasan singkat yang dapat saya jabarkan tentang pintu-pintu surga dan tingkatan-tingkatan yang ada di surga,smoga dengan ini dapat menambah semangat kita untuk beribadah kepada allah Ta'ala. Amin

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel