Motivasi Singkat dan Keutamaan Dalam Menghafal Al-Qur’an

Motivasi Singkat dan Keutamaan Dalam Menghafal Al-Qur’an

Alangkah beruntungnya orang-orang yang diberikan hobi menghafal Al-Qur’an.Alangkah besar pahala seseorang yang mengajak orang lain agar tahfizh qur’an menjadi hobi.Sejalan dengan hadist Nabi shalallahu alaihi wa sallam

“Para shahibul Qur’an,dihari kiamat mendapat panggilan; Iqro’lah,naiklah menuju level-level surga dan bacalah dengan tartil sebagaimana engkau meng-Iqro’ secara tartil di dunia,maka level persinggahan(hunianmu di surga) sekarang adalah diakhir ayat yang engkau Iqro’kan.”(HR.Abu Daud&At Tarmizi)

Hadist diatas memotivasi kita untuk menggandakan qira’ah Al-qur’an;membaca atau tahfizh,agar level surga kita bukan sebatas kelas rendahan.Ridho Allah kita dapat,surg a tertinggi kita jadikan tempat.

Fenomena menghafal al-qur’an yang terus menggeliat,meski belum seberapa dibandingkan generasi muda kepada bermain gadget dan internet,maka semestinya kita dukung.dukungan ini bisa berupa mushaf yang simple dan praktis.atau juz-juz yang paling sering digunakan untuk tahfizh,buku praktis menghafal al-qur’an dan lainnya.

Semarak tahfizh yang gaungnya lebih kencang sepuluh tahun belakangan ini di bandingkan dengan tahun sebelumnya,semestinya kita sambut dengan bahagia dan lapang hati.

Pengajaran tahfizh biasanya di mulai dari surah-surah pendek,jika yang pendek saja belum dikuasai,bagaimana dengan yang panjang?

Bermula dari juz 30 atau juz ‘amma yang di anggap paling mudah,jika juz 30 sudah dihafal,maka tingkatan lagi ke surah-surah yang lebih panjang secara bertahap dan konsisten.

Kita tidak bisa membayangkan seandainya pesantren-pesantren tempat tahfizh al-qur’an redup dan menghilang,Al Qur’an adalah panduan hidup yang semestinya kita jadikan pedoman dan cahaya kita di dalam kehidupan.

Mudah-mudahan Allah menguatkan tekad dan memudahkan segala urusan kita dalam menghafal Al-Quran.Amin

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel