Hal Hal Yang Dilarang Bagi Orang yang Berhadas

Hal Hal Yang Dilarang Bagi Orang yang Berhadas

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Bismillahirrohmanirrahim

Alhamdulillah selalu kita memuji Allah,Yang memiliki segala sesuatu,baik yang ada di darat,dilaut,diudara dan dilangit hingga yang tidak terjangkau oleh panca indra manusia.

Pada Artikel kali ini saya mencoba untuk membagikan sedikit ilmu tentang hal-hal yang dilarang bagi orang yang berhadats berdasarkan tuntunan al-qur'an dan as-sunnah.

Apakah pembaca sekalian sudah mengetahui apa saja yang dilarang bagi orang yang berhadats ?

Jika saudara sekalian belum mengetahuinya,makaArtikel ini akan sangat tepat untuk anda semua baca,karena saya akan membahasnya secara ringkas dan padat tentunya berdasarkan dalil-dalil yang ada.

Berhadast adalah keadaan tidak suci pada diri seorang muslim yang menyebabkan ia tidak boleh sholat, tawaf dan lain sebagainya. Hadats menurut cara mensucikan dibedakan menjadi 2 macam, yaitu hadats besar dan kecil.

Hadats besar adalah hadats yang harus disucikan dengan cara mandi besar.sedangkan hadats kecil adalah hadats yang dapat disucikan dengan cara berwudhu atau tayamum saja.

Tayamun dapat dipilih untuk bersuci dengan catatan apabila sedang berhalangan memakai air.

Contoh hadats besar adalah haid, junub, nifas dan keluar mani.

Mandi untuk membersihkan diri dari hadats dinamakan mandi wajib atau mandi besar.Mandi wajib atau mandi besar dilakukan dengan cara meratakan seluruh air ke semua bagian tubuh ( akan saya bahas cara mandi besar sesuai sunnah).Contoh hadats kecil adalah buang air kecil, besar, atau keluar udara dari dubur.

Apabila seorang muslim berhadats yakni tidak dalam keadaan mempunyai wudhu maka ibadah apa saja yang dilarang bagi orang yang berhadats.mari kita simak ulasannya.

1. Memegang mushaf
berdasarkan sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam kepada penduduk Yaman


"tidak boleh menyentuh Alquran kecuali orang-orang yang telah bersuci."(HR.ad-daraquthni) [dishahihkan oleh syaikh al-albani dalam Irwaa-ul ghalil (no.122)]

2. Shalat

seseorang yang berhadats tidak boleh melakukan shalat kecuali berwudhu terlebih dahulu berdasarkan sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam

"Allah tidak menerima shalat seseorang yang tidak bersuci terlebih dahulu."(HR.Muslim)

3. Seseorang yang berhadats dibolehkan sujud tilawah dan sujud syukur karena keduanya bukan shalat namun yang lebih utama adalah berwudhu terlebih dahulu sebelum melakukan keduanya

4. Thawaf

Seseorang yang berhadats tidak boleh melakukan thawaf sebelum ia bersuci lebih dahulu berdasarkan sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam

"Thawaf di Baitullah adalah termasuk shalat."[HR.at-Tarmidzi.dishahihkan oleh syaikh al-albani dalam Irwaa-ul ghalil (no.121) ]

Juga karena Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam berwudhu dahulu sebelum melakukan thawaf ( muttafaq 'alaih)

Catatan:

Sebelum wudhu seorang muslim tidak di isyaratkan untuk membasuh kemaluannya terlebih dahulu karena membasuh kemaluan, baik kemaluan maupun dubur hanya diperintahkan setelah buang air besar atau buang air kecil.Adapun ketika hendak wudhu maka tidak termasuk ke dalam perintah itu

Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menambah ilmu sedikit ilmu agama sebagai bekal nanti di akhirat.

wallahu a'lam

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel