Kriteria Dalam Memilih Calon Pemimpin Islami

 Kriteria Dalam Memilih Calon Pemimpin Islami

Negara indonesia seperi kita ketahui bersama adalah negara dengan menerapkan sistem demokrasi,yang mana seorang pemimpin dipilih berdasarkan suara terbanyak.Hal itu semua memalui proses pemilihan umum yang panjang.Sebagai umat muslim yang mayoritas di indonesia.apakah kita sudah tau bahwa islam telah mengajarkan kepada kita tentang cara memilih calon pemimpin dalam islam,keterangan itu banyak di jelaskan dalam al-qur'an dan as-sunnah.

Pertanyaannya sekarang apakah kita sudah mengerti,seperti apakah calon pemimpin yang berhak menjadi pemimpin didalam islam? dan bagaimana cara menentukan pilihan untuk memilih calon pemimpin dalam islam.

Disini saya akan mencoba sedikit berbagi tips tentang cara mimilih calon pemimpin yang berdasarkan al-qur'an dan tuntunan dari Nabi kita Muhammad shalallahu 'alaihi wa sallam

Sebelum kita membahas jauh lebih dalam tentang kriteria calon pemimpin.maka ada baiknya ketahui dulu firman Allah Ta'ala berikut ini:

"Sesungguhnya telah ada pada(diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu(yaitu) bagi orang yang mengharap(rahmat) Allah dan(kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah."(QS.Al Ahzab : 21)

Berikut penjelasannya:

1. Beriman dan Bertakwa kepada Allah Ta'ala

Kriteria calon pemimpin yang pertama adalah dia adalah seorang yang beriman dan bertakwa kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

Seorang pemimpin harus takut hanya kepada Allah semata ketika larangan-Nya dilanggar.Sebagaimana dalam firman Allah berikut

"Bertaqwalah kepada Allah dimanapun engkau berada, dan hendaknya setelah melakukan kejelekan engkau melakukan kebaikan yang dapat menghapusnya. Serta bergaulah dengan orang lain dengan akhlak yang baik." (HR.Ahmad)

2. Kuat,dan amanah

Kemudian kriteria yang kedua,calon pemimpin harus kuat dan amanah.Sifat ‘kuat’ (profesional) untuk setiap pemimpin, tergantung dari situasi dan kondisi.Kuat dalam memimpin perang kembali kepada keberanian jiwa dan keahlian dalam berperang dan mengatur strategi.Demikian pula kembali kepada kemampuan dan kekuatan dalam menggunakan senjata perag
erta kuat dalam menetapkan hukum di tengah masyarakat kembali kepada tingkat ilmu untuk dapat memahami keadaan berdasarkan tuntunan al-Quran dan as-sunah,sekaligus kemampuan untuk menerapkan hukum itu.

Kemudian Sifat amanah, itu tergantung kepada kesungguhan orang untuk takut kepada Allah,tidak memperjual belikan ayat-ayat Allah untuk kepentingan duniawi, dan tidak takut dengan ancaman manusia.

"Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia,(tetapi) takutlah kepada-Ku.Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit.Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, Maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir."(QS.Al Maidah : 44)

Amanah adalah salah satu sifat Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wa sallam yang artinya benar benar bisa dipercaya (bertanggung jawab). Jika satu urusan diserahkan kepadanya, niscaya orang orang percaya bahwa urusan itu akan dilaksanakan dengan sebaik baiknya

"Sesungguhnya manusia terbaik yang anda tunjuk untuk bekerja adalah orang yang kuat dan amanah." (QS.Al Qashas :26)

3. Bertanggung jawab

Berikutnya adalah mempunyai sifat tanggung jawab sebagai mana di jelaskan dalam hadits Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam berikut:

"Ingatlah,setiap orang dari kalian adalah pemelihara dan setiap orang dari kalian bertanggung jawab atas pemeliharaannya. Pemimpin yang memimpin masyarakat adalah pemelihara dan dia bertanggungjawab atas rakyatnya. Seorang laki-laki adalah pemelihara anggota keluarganya dan dia bertanggung jawab atas mereka. Seorang wanita adalah pemelihara rumah suaminya dan anak suaminya dan dia bertanggung jawab atas mereka. Seorang hamba sahaya adalah pemelihara harta tuannya dan ia bertangung jawab atasnya. Ingatlah, setiap orang dari kalian adalah pemelihara dan setiap dari kalian bertanggung jawab atas pemeliharaannya."(HR.Al-Bukhari,Muslim, Abu Dawud dan lainnya)

4. Adil

Kemudian kriteria yang ke empat adalah adil sebagaimana di jelaskan dalam firman Allah Ta'ala berikut

"Sungguh Allah memerintahkan(kamu) untuk berbuat adil dan berbuat baik."(QS.An Nahl : 90)

Sementara pada surat lain,Allah Ta'ala juga memerintahkan manusia untuk bersikap adil Pada Surah Al-Hujurat ayat 9 berikut ini :

"Berbuat adillah,Sungguh Allah menyukai orang-orang yang berbuat adil." (QS.Al Hujurat : 9)

Dan dijelaskan juga dalam hadits Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam berikut:

"Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu,dari Nabi Muhammad SAW,ia bersabda,"Ada tujuh kelompok orang yang dinaungi oleh Allah pada hari tiada naungan selain naungan-Nya, yaitu pemimpin yang adil, pemuda yang mengisi hari-harinya dengan ibadah,seseorang yang hatinya terpaut dengan masjid, dua orang yang saling mencintai karena Allah di mana keduanya bertemu dan berpisah karena Allah, seorang yang dibujuk berzina oleh lawan jenis yang berpangkat dan rupawan lalu menjawab,"Aku takut kepada Allah," seseorang yang bersedekah diam-diam sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang dilakukan tangan kanannya, dan seseorang yang berzikir di kesunyian dengan menitikkan air mata."(HR.Bukhari dan Muslim)

Demikian penjelasan singkat yang dapat saya sampaikan tentang kriteria seorang pemimpin yang baik dalam islam.

Kesimpulannya dan yang paling terpenting terdapat dalam al-qur'an surah al-maidah ayat 51

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu),sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim."(QS.Al-Maidah :51)

Semoga dengan ditulisnya artikel ini dapat sedikit membantu kita dalam menentukan pilihan untuk memilih pemimpin yang sesuai dangan tuntunan al-Qur'an dan As-Sunnah

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel