Hadits Dosa Riba Lebih Berat Dari Zina

Hadits Dosa Riba Lebih Berat Dari Zina

Imam an nawawi rahimahulullah menulis sebuah bab dalam Riyadhush shalihin,"(Bab 287)"Taghlizh Tahrim ar-riba."

Syaikh ibnu fauzan menukil ucapan Syaikhul Islam Ibnu Taimiah Rahimahulullah,”Pengharaman Riba’ lebih keras dari pengharaman judi,karena pemakan riba’ sudah pasti akan mendapatkan tambahan dari orang yang membutuhkan(peminjam).Sementara penjudi mungkin mendapatkan tambahan dan mugkin juga tidak.Riba adalah bentuk penindasan orang kaya kepada orang miskin.

Diantara bukti atas beratnya pengharaman riba' adalah sebagai berikut:

1. Allah swt Menyatakan bahwa pelaku riba yang mengetahui pengharamannya namun tidak berkehendak untuk menghentikan perbuatannya adalah orang yang memerangi allah swt dan Rasul-Nya.

Allah berfirman:

"Hai orang yang beriman,bertakwalah kepada allah dan tinggalkanlah sisa riba’(yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman,maka jika kamu tidak mengerjakan,maka ketahuilah,bahwa allah dan rasulnya akan memerangimu.Dan jika kamu bertaubat,maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menzalimi dan tidak (pula) dizalimi." (QS Al Baqarah :278-279)

Menafsirkan ayat ini Ali Bin Abi Thalhah berkata,"dari Ibnu Abbas Rahimahulullah"Siapa yang tetap dalam riba’ dan tidak meninggalkannya,maka imam(pemimpin) berhak menyuruhnya bertaubat.Jika ia meninggalkannya(maka dilepas).Kalau tidak,maka lehernya di penggal."Sungguh berat sebuah dosa yang ditantang perang oleh Allah swt dan Rasulya.

2. Allah swt mengancam memusnahkan harta riba’ bagi pelakunya.

Allah swt berfirman:

"Allah memusnahkan riba’ dan menyuburkan sedekah dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran,dan selalu berbuat dosa."(QS Al Baqarah :276).

Imam Ibnu Katsir Berkata," Yakni melenyapkannya,bisa melenyapkannya dari tangan pemiliknya secara total atau mencabut keberkahan hartanya sehingga ia tidak mengambil manfaat darinya.Bahkan sebaliknya,Allah swt menyiksanya dengan harta riba'di dunia dan mengazabnya di akhirat karena harta riba' itu.

Syaikh Ibnu Utsaimin Rahimahulullah mengatakan,"yakni memusnahkan,dan ia memiliki dua bentuk.Pertama bersifat riil,kongkrit,yaitu dengan mengirimkan musibah atau malapetaka yang menghancurkan hartanya,dia atau keluarganya sakit sehingga memerlukan obat dan perawatan.Atau hartanya dicuri,dirampas,terbakar atau musibah-musibah lainnya yang menghancurkan harta.Kedua,memusnahkannya bersifat maknawi,dia memiliki harta yang banyak,namun dia layaknya orang fakir yang tidak mengambil manfaat dari hartanya.Apakah orang seperti ini di katakan berharta? Tentu saja tidak! Bahkan dia lebih buruk keadaannnya dari orang fakir,karena hartanya hanya tersimpan untuk ahli warisnya,sedangkan dia sendiri tidak mengambil manfaat apapun."

Pernyataan diatas sejalan dengan sabda nabi shalallahu alihi wa sallam di bawah ini:

"Riba’ meskipun banyak,namun akhirnya (akan) menjadi sedikit."

3. Riba’ adalah satu dari tujuh dosa besar yang membinasakan,berdasarkan sabda nabi shalallahu alaihi wa sallam

"Jauhilah tujuh dosa yang membinasakan."Para sahabat bertanya."Apa itu wahai Rasulullah?" Rasulullah menjawab,"Menyekutukan Allah,sihir,membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan hak,memakan riba’,memakan harta anak yatim,lari saat perperangn berkecemuk dan menuduh wanita mukminah yang menjaga diri dan tidak bersalah melakukan zina."

4. Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam melaknat orang-orang yang berinteraksi dengan urusan riba',bahkan masing-masing mereka disamakan oleh rasulullah shalallahu alaihi wa sallam.Jabir R.a berkata,"Rasulullah shalallhu alaihi wa sallam melaknat pemakan riba',orang yang memberi makan(dari) riba',juru tulis riba’ dan dua orang saksinya."

Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda,"Mereka semua sama."

5. Ancman yang Allah sebutkan dalam firmanNya:

"Orang-orang yang memakan riba’ tidak dapat berdiri seperti berdirinya orang yang kerasukan setan karena tekanan sakit gila."(QS Al Baqarah :275)

Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahulullah berkata,”Yakni mereka akan bangkit dari alam kubur pada hari kiamat seperti orang yang kerasukan akibat gangguan setan terhadapnya.hal itu karena ia bangkit dalam keadaan yang sangat buruk

6. Riba memiliki banyak pintu dan pintu riba’ yang paling ringan adalah seperti seorang anak yang berzina dengan ibunya.satu dirham riba’ lebih berat daripada 36x zina.

Dari Ibnu Mas’ud R.a bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda,"Riba itu memiliki 73 pintu,yang paling ringan dosanya adalah seperti seorang anak lelaki menggauli ibunya."(HR Al-Hakim)

Dari Abdullah bin Hanzah radhiyallahu anhu berkata," bahwa rasulullah shalallhu alaihi wa sallam bersabda,"Satu dirham riba' yang di makan oleh seseorang sedangkan dia mengetahui lebih berat dosanya daripada 36x zina."

7. Muamalah riba’ mengundang azab allah swt sebagaimana sabda rasulullah shalallhu alaihi wa sallam,"Tidaklah zina dan riba’ nampak pada suatu kaum,kecuali mereka telah meghalalkan azab allah swt atas diri mereka sendiri."

8. Apa yang dikisahka Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam kisahkan dalam hadist mimpi beliau dari Samurah bin Jundup Radhiyallahu anhu,"Aku bermimpi dua orang lelaki mendatangiku,keduanya membawaku ke tanah suci.kami melanjutkan sehingga kami tiba di sebuah sungai darah,disana ada seorang lelaki yang berenang di tengah sungai,sedangkan di tepi sungai itu ada seorang laki-laki yang berdiri dan di depannya ada tumpukan batu.Orang yang ada di dalam sungai berenang ke tepi,dan bila ia hendak keluar,maka laki-laki yang ada di tepi sungai melempar mulutnya dengan batu,sehingga ia kembali ketempatnya semula.Kemudian aku bertanya,"Apa yang aku lihat di sungai itu?"Ia menjawab pemakan riba."

Satu dosa dengan berbagai bentuk ancaman azab sebagaimana dalam dalil-dalil diatas memang patut dikategorikan kedalam kejahatan berat dan wajib atas kaum muslimin menjauhinya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel